Perpustakaan Betlehem SD Kristen Indonesia terletak di Gg. Raharjo No.6, Kemirirejo, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah 56122. Perpustakaan ini menjadi salah satu fasilitas penting sekolah yang berperan sebagai sumber belajar utama bagi siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.
Perpustakaan Betlehem dirancang dengan suasana yang nyaman, bersih, dan menyenangkan agar siswa merasa betah membaca maupun belajar di dalamnya. Koleksi buku di perpustakaan ini sangat beragam, mulai dari buku pelajaran, buku ceita anak, buku pengetahuan umum, hingga majalah anak-anak.
Selain menyediakan bahan bacaan, perpustakaan ini juga berfungsi sebagai pusat kegiatan literasi di sekolah. Melalui kegiatan seperti membaca bersama, pojok baca kelas, lomba bercerita, dan program satu hari satu buku, siswa diajak untuk mencintai membaca sejak dini.
Kepala Perpustakaan: Indah Setyorini, S.H
Perpustakaan sekolah ini didirikan saat gedung sekolah telah dipindahkan dari lokasi lama di Jalan Pajajaran (Kemirikerep) ke lokasi baru di Gang Raharjo No. 6 Kelurahan Kemirirejo di mana sekolah ini berada sampai hari ini. Pada waktu itu perpustakaan sekolah belum diberi nama. Ruang perpustakaan berada di halaman sekolah sisi sebelah utara menghadap ke selatan. Ukuran ruangan juga tidak memadahi karena terlalu sempit (kira-kira 3m x 4m). Karena kondisi ini layanan perpustakaan yang tersedia hanya peminjaman untuk dibawa pulang. Siswa tidak bisa membaca di tempat karena sempitnya ruangan.
Layanan perpustakaan dilakukan oleh seorang guru yang ditunjuk oleh Kepala Sekolah. Selama beberapa tahun guru yang ditugaskan ialah Bpk. Darmoko. Pada perkembangan berikutnya layanan perpustakaan dilakukan oleh guru yang diatur dengan sistem piket perpustakaan. Dengan demikian, petugasnya berganti-ganti. Sudah tentu hal tersebut menyebabkan layanan perpustakaan tidak bisa maksimal dan yang penting ada.
Tahun 2004 sekolah menerima bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah untuk pembangunan ruang perpustakaan baru. Mengingat keterbatasan ruang dan lokasi, maka ruang perpustakaan dibangun di atas ruang kelas yang sudah ada. Jadilah dibangun lantai dua dengan ukuran 11m x 6m. Tentu saja jika dibandingkan dengan ruang lama, ini jauh lebih luas. DAK yang diterima bukan hanya berupa gedung perpustakaan, tetapi juga berupa sejumlah buku koleksi bacaan, KIT IPA dan Matematika, alat peraga bahasa, alat peraga IPS, dan satu unit komputer (PC).
Dengan tersedianya ruang perpustakaan yang baru maka dipindahkanlah koleksi buku dari ruang perpustakaan yang lama. Pada tahun itu belum ada petugas khusus yang menangani perpustakaan sekolah. Petugas perpustkaan ialah guru piket, sehingga belum terlayanai secara maksimal. Layanan perpustakaan selanjutnya bukan hanya berupa peminjaman buku untuk dibawa pulang, tetapi juga layanan baca di tempat.
Pada tahun 2006 barulah perpustakaan dikerjakan oleh tenaga khusus, dibantu guru piket pada masa peralihan. Selanjutnya pengelolaan perpustakaan diserahkan sepenuhnya kepada petugas perpustakaan yang baru. Tenaga perpustakaan yang baru ini adalah Ibu Widiasih. Beliau menangani layanan perpustakaan sampai tahun 2021. Saat itu ada rolling tenaga kependidikan di kalangan internal yayasan, sehingga Ibu Widiasih dipindahkan ke unit sekolah lain dalam satu yayasan. Penggantinya ialah Ibu Indah Setyorini. Beliau yang kemudian melanjutkan tugas menangani palayanan perpustakaan sekolah sampai saat ini. Sayangnya memang kedua tenaga khusus perpustakaan yang disebutkan di atas itu bukan berlatar belakang pendidikan kepustakaan, sehingga memang belum ideal.
Pada tahun 2022 perpustakaan sekolah ditunjuk untuk mengikuti akreditasi nasional. Sebelumnya, perpustakaan sekolah belum memiliki status akreditasi. Pada saat itu yang mana masih dalam status pandemi Covid-19, ada dua jalur yang tersedia, yaitu jalur visitasi dan jalur otomasi. Mempertimbangkan kelengkapan sarana-prasarana saat itu tidak memungkinkan untuk dapat memenuhi syarat seperti yang tercantum dalam instrumen akreditas normal dalam jangka waktu masa akreditasi, maka sekolah memutuskan untuk mengikuti akreditasi jalur otomasi ini dengan konsekuensi status akreditasinya ”C”. Namun itu merupakan pilihan yang paling realistis saat itu. Guna persiapan akreditasi pertama itulah kemudian perpustakaan sekolah diberi nama Perpustakaan ”Betlehem” hingga saat ini.
Pada waktu ini perpustakaan sekolah selain memberi layanan peminjaman dan baca di tempat, juga pemanfaatannya dimaksimalkan dengan melibatkan guru kelas atau guru mapel dengan kunjungan kelas untuk penguatan literasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu juga siswa-siswa memanfaatkan untuk mengerjakan tugas kelas dengan mencari sumber bacaan yang tersedia di perpustakaan, misalnya kamus bahasa, ensiklopedia, buku-buku referensi, peta interaktif dan sumber media internet.
Demikian sekilas mengenai sejarah Perpustakaan ”Betlehem” SD Kristen Indonesia.
Alamat :
Gg. Raharjo No.6, Kemirirejo, Kec. Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah 56122
Nomor Telepon :
Telp. 082137029310
Senin - Jumat :
Open : 07.00 AM
Break : 12.00 - 13.00 PM
Close : 15.30 PM